//
archives

Sumatera Barat

This tag is associated with 2 posts

Asril pernah dianggap gila, buat saluran air 200m

Asril

Asril

Maksud hati hendak berbuat baik, malah ocehan yang diberikan orang. Bahkan, pernah dianggap sudah gila. Dicap dengan stigma macam-macam, tak menyurutkan hati Asril Rajo Batuah berbuat yang terbaik bagi orang banyak.
Asril Rajo Batuah (60), warga Koto Katiak, Jorong Tabek Panjang, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam. Di usianya yang tak lagi muda, dia mampu membuat saluran air sepanjang 200 meter. Dia telah berhasil, dan saluran air yang dibuatnya telah mengaliri persawahan.

Berkat kerja keras Asril, sekarang warga di Dusun Koto Baru dan Dusun Koto Katiak Jorong Tabek Panjang bisa bernafas lega. Puluhan hektare persawahan kini telah mendapatkan pengairan yang layak, sehingga petani juga bergairah turun ke sawah.

Sebelum Asril membuat saluran air, persawahan milik warga tidak produktif. Kini, produktif sudah. Meski demikian, jerih payah Asril tak pernah terungkap ke permukaan, walah kerja kerasnya berguna bagi banyak orang.
Di kampungnya, Asril namanya jadi buah bibir warga. Jasanya diakui. Asril juga kian disegani. Berkat ketekunan dan kerja kerasnya mencangkul meter demi meter tanah berhasil sudah. Meter demi meter paralon ia pasang. Hamparan sawah padinya kini sudah menguning. Lahan yang dulu dibiarkan terlantar, kini digarap warga.

Continue reading

Bangkitnya Orde Baru.

capres-cawapres pemilu 2009

capres-cawapres pemilu 2009

Baru-baru ini terdengar kabar bahwa hampir seluruh kepala daerah di provinsi Sumatera Barat secara berjama’ah ikut serta sebagai tim kampanye salah satu capres-cawapres. Hal ini cukup mengejutkan karena cara-cara orde baru sudah mulai muncul kembali di zaman reformasi.

Kepala daerah tidak sepatutnya menjadi tim sukses capres-cawapres, sebab bila seorang kepala daerah telah menjadi timĀ  sukses salah satu kandidat, berarti secara tersirat telah memaksa rakyat didaerahnya untuk memilih capres-cawapres yang didukungnya.

Apapun alasannya, baik itu kesadaran sendiri atau karena berasal dari partai politik yang mendukung capres-cawapres tetap saja hal ini tidak patut dilakukan, karena akan membunuh demokrasi yang telah susah payah dibangun.

Sangat penulis sayangkan adalah mengapa hal ini terjadi di daerah Minangkabau (provinsi Sumatera Barat) yang merupakan salah satu masyarakat demokrasi tertua di Indonesia.

Archives