//
archives

Khairi Budayawan

Khairi Budayawan has written 137 posts for Syamsa Hawa Khairi

www.lapan.go.id kena Hack

barusan saya surfing ke  www.lapan.go.id dan ternyata situs tersebut sudah di hack seperti pada gambar berikut:

Advertisements

syamsahawa.com

syamsahawa.com adalah website saya yang baru. semua hal-hal yang berhubungan dengan artikel, tips dan trick, reviews saya publish di website syamsahawa.com, dan selain hal tersebut yang lebih personal saya publish di blog ini. Selain syamsahawa.com saya juga mempunyai website lain yaitu sanduak.info yang fokus ke hal-hal yang berhubungan dengan Freeware (Free Software) baik link download maupun reviews dari software tersebut.Kedua website tersebut baru diluncurkan sehingga postingan pun belum banyak, tapi akan saya usahakan disela-sela kesibukan saya bisa posting minimal 3-7 posting/minggu.

Silahkan berkunjung sekalian membantu saya dalam menaikkan trafik ke website tersebut. Thanks atas kunjungannya. Merdeka!

Alkom Fiscor-100 Produk Len Lulus Uji Coba

Bandung (24/1/2011) – Produk Len Alkom Manpack Fiscor-100 telah dinyatakan lulus uji coba pada tanggal 12 Januari 2011 oleh Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD. Proses pengujian dilaksanakan pada tanggal 23 s.d. 31 Desember 2011 dengan lokasi di Bandung Kota dan Lembang, serta Subang.
Aspek-aspek yang menjadi penilaian dalam pengujian ini yaitu : konstruksi & perlengkapan, kemampuan, insani, serta kelancaran kerja.

Semoga dengan keberhasilan ini menjadikan Alkom Fiscor Len sebagai primadona komunikasi TNI, dan menjadikan bisnis Len dalam bidang pertahanan dapat semakin berkembang.

Sumber : LEN

Freeware – Free Software

http://sanduak.wordpress.com

Site ini diluncurkan untuk memenuhi permintaan akan software gratis (Freeware) yang sangat dibutuhkan oleh melek IT khususnya di Indonesia. Freeware yang di publish adalah freeware yang penulis anggap baik dan telah melalui proses pengujian oleh penulis sendiri.

Selamat mendownload!

Israel Protes Pernyataan Patrialis Soal Aksi Teror

Menkum HAM Patrialis Akbar

Jakarta – Menkum HAM Patrialis Akbar diprotes pemerintah Israel. Patrialis dalam wawancara dengan Al Jazeera mengatakan mendukung aksi bom asal ditujukan untuk Israel. Wawancara khusus dengan Al Jazeera ini ditayangkan pada Kamis (24/6/2010). Kepada Al Jazeera, Patrialis mengatakan pemerintah terus melakukan program deradikalisasi terhadap anggota Jamaah Islamiyah. “Kalau ada yang marah dengan Israel jangan membom di sini tapi di Israel. Kalau perlu kita kasih senjata, kita kasih uang, keluarganya kita jaga. Itu lebih bagus daripada menyerang di Indonesia dan membunuh orang tak berdosa,” kata Patrialis. Namun Patrialis buru-buru meluruskan bukan artinya dia mendukung kekerasan. “Tentu bukan dengan kekerasan, tapi datang kesana dan membantu proses perdamaian,” kata Patrialis. Pernyataan ini membuat berang Israel. Pejabat Kemlu Israel Yigal Palmor kepada Al Jazeera mengatakan ucapan Patrialis ilegal. “Adalah imoral dan ilegal untuk mendukung aksi teroris di negara lain. Dia harus lebih berhati-hati dengan ucapannya,” kata Palmor. Sementara Jubir Presiden Dino Patti Djalal, juga kepada Al Jazeera, mengatakan ucapan Patrialis bukanlah cermin kebijakan pemerintah Indonesia untuk mendukung aksi teror. Namun Patrialis hanya menangkap perasaan masyarakat Indonesia yang marah dan kecewa terhadap kekerasan yang dilakukan Israel termasuk kepada sejumlah relawan Indonesia di kapal Mavi Marmara. “Masyarakat Indonesia marah atas aksi Israel terhadap Flotilla yang juga melukai beberapa relawan Indonesia. Dia (Menkum HAM) hanya mengekspresikan perasaan masyarakat dengan cara dia,” tutupnya.

Sumber: Detik

Masril, Pendekar dari Agam

Masril Koto

Masril Koto

KOMPAS.com – Masril Koto adalah pendobrak kebekuan fungsi intermediasi industri perbankan di bidang pertanian. Bersama sejumlah rekannya, petani yang tak tamat sekolah dasar itu mendirikan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) Prima Tani di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada 2007.

LKMA Prima Tani di Nagari Koto Tinggi itu menjadi cikal bakal program pengembangan usaha agribisnis pedesaan (PUAP) nasional. Kini, lebih dari 300 unit LKMA telah berdiri di seantero Sumbar atas dorongannya.

Setiap hari, Masril berkeliling ke beberapa wilayah Sumbar dengan sepeda motor keluaran tahun 1997, yang disebutnya suka ”agak berulah sedikit” hingga kadang masuk-keluar bengkel.

Akibat sering berkeliling, Masril relatif sulit ”ditangkap”. Ketika ditemui Kamis (3/6) malam di Kota Padang, ia baru tiba dari Kabupaten Tanah Datar dan Kota Payakumbuh. Lalu, Jumat subuh ia berangkat menuju Kabupaten Solok.

Selama singgah dari satu tempat ke tempat lain itu, atas undangan kelompok tani, Masril selalu memotivasi agar LKMA didirikan sebagai solusi permodalan petani. Maka, dalam ranselnya tersimpan aneka perlengkapan penunjang aktivitas, seperti spidol, beragam contoh dokumen pendukung pendirian dan operasional LKMA, serta laptop.

”Laptop ini hadiah dari (ekonom) Faisal Basri, waktu kami undang ke Agam melihat LKMA,” kata Masril, yang mengaku bermodal keberanian untuk berhubungan dengan banyak orang. Segudang pengalaman dan orang dia temui dalam perjalanan yang menghabiskan biaya Rp 500.000 per bulan itu.

Perjalanan tersebut juga membuat dia jarang berkumpul dengan keluarga. Dalam sebulan hanya dua hari ia bersama istri dan anaknya di Nagari Tabek Panjang, Baso, Agam. Selebihnya, mereka berkomunikasi lewat telepon.

Continue reading

Pemakzulan (Impeachment) terhadap Eksekutif dan Legislatif

Pansus Bank Century

Lobi gencar yang dilakukan oleh pemerintah agar kesimpulan akhir pansus tidak menyebutkan nama para pejabat yang dianggap ikut bertanggungjawab terhadap pengucuran dana 6.7 triliun kepada Bank Century telah menampakkan hasil. Hal ini dapat dilihat dari dimundurkannya pembacaan sikap fraksi yang semestinya dilakukan pada hari senin malam ditunda hingga selasa siang (atau malam).

Lobi pemerintah telah berhasil membelokkan sikap sejumlah partai yang ngotot untuk menyebutkan skandal Bank Century sebagai kejahatan dengan pelaku menjadi kejahatan tanpa pelaku (anonim).

Secara akal sehat (bagi yang mempunyai akal sehat), tidak mungkin sebuah skandal menghasilkan akibat tanpa pelaku, dimana-mana dan dalam tindak kejahatan pastilah ada pelaku.

Saat ini rakyat Indonesia telah diarahkan untuk mengakui adanya suatu tindak kejahatan tanpa pelaku (anonim). Mereka lupa bahwa rakyat tidak bisa ditipu. Anak kecil saja tahu bahwa kalau ada yang kemalingan, pasti ada yang mencuri.

Rakyat mesti menentukan sikap, rakyat mempunyai “kuasa demokrasi“.

Bendera Perang Mulai Dikibarkan

SBY

Editorial Media Indonesia hari ini mengulas tentang pertarungan antara SBY dan Demokrat terhadap anggota koalisi yang tidak mau kompromi. Berbagai cara dilakukan untuk menekan mulai dari ancaman reshuffle kabinet hingga pembongkaran borok anggota koalisi dimasa lampau. Beberapa borok anggota koalisi yang tersimpan rapi dan terendapkan mulai dibangkitkan untuk diproses.

Terlepas dari borok-borok tersebut terbukti atau tidak, SBY secara tersirat telah membuka boroknya sendiri, karena tindakannya telah dengan sengaja menyimpan atau mengendapkan borok-borok  anggota koalisi sebagai salah satu deal politik, atau dengan kata lain, SBY telah melakukan tebang pilih. SBY telah melanggar azas clean and good governance yang selalu dibanggakannya.

Bendera Perang Mulai Dikibarkan. (dikutip dari: Editorial Media Indonesia)

ANGKET skandal Bank Century yang digeluti Pansus DPR mulai memasuki tahap final dan menentukan. Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengibarkan bendera clean and good governance mempertaruhkan reputasinya apakah masih bisa dipercaya atau tidak dengan platformnya itu. Publik telah disuguhkan proses pansus sedemikian rupa sehingga terbentuk pemikiran bahwa dalam kasus Century pemerintah telah melanggar asas clean and good governance itu.

Pemerintahan SBY tidak ingin pemikiran itu menjadi harga mati di mata publik. Karena itu, kesimpulan akhir fraksi-fraksi harus diubah agar vonis publik terhindarkan.

Di sinilah babak pertarungan yang tidak kalah seru. Pertarungan bertambah seru karena SBY dan Partai Demokrat bertarung dengan anggota koalisi yang tidak ingin diajak kompromi.

Karena itu, SBY harus menggunakan seluruh senjata penekan yang dipunyai. Mulai ancaman reshuffle kabinet sampai pada pembongkaran borok anggota koalisi di masa lalu. Efektif atau tidak senjata itu mengancam kesetiaan koalisi masih harus ditunggu.

Namun, beberapa borok koalisi yang selama ini dibungkus rapi mulai dibongkar. Kasus tunggakan pajak beberapa perusahaan milik Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie yang selama ini angker dibuka mulai diproses unsur pidananya. Yang mengibarkan bendera pengusutan adalah SBY sendiri.

Tidak cuma itu. Borok orang-orang Golkar yang lain yang selama ini tidak tersentuh pun dicongkel. Setya Novanto, yang selalu lolos dari sejumlah dugaan penyelewengan selama ini, dibuka.

Salah satu kasus Novanto, Ketua Fraksi Golkar DPR, yang diadukan ke polisi adalah penyelewengan pajak impor beras pada 2003. Sejalan dengan kasus Novanto, nama Idrus Marham, Sekjen Golkar yang Ketua Pansus Century, pun disebut-sebut.

Banyak pula tokoh dari partai lain yang secara ‘kebetulan’ sekarang dihadapkan dengan aparat hukum karena kasus lamanya dibuka.

Tantangan terbesar bagi SBY adalah menghilangkan kesan bahwa penyeretan nama-nama politikus ke ranah hukum bukan ancaman untuk membengkokkan koalisi dari kebenaran yang diyakini, melainkan murni langkah penegakan hukum.

Kalau begitu ceritanya, yang tidak kalah penting adalah menjelaskan kepada publik bagaimana kasus pajak Novanto dan kawan-kawan yang selama ini tidak disentuh tiba-tiba dibuka? Kekuatan apakah yang selama ini mampu menguburkan kasus-kasus itu?

Tentu ini adalah perang yang ramai. Tiap pihak telah mengibarkan bendera perang. Tidak peduli siapa yang menang, asal clean and good governance ditegakkan. Karena itulah benefit yang harus dinikmati publik.

Sumber : Media Indonesia

Blue Atom Antivirus buatan siswa SMP

Blue-Atom-Antivirus-Free-Soul-Edition_1

Blue Atom Antivirus

Sang pembuat antivirus adalah Alvin Leonardo (14) siswa kelas IX E SMP Katolik Stella Maris, Surabaya. Antivirus ini berukuran 3.5 MB dan mampu membasmi virus made in Indonesia dan virus import. Tertarik untuk mencoba antivirus ini silahkan download di softpedia.

Uji coba Roket KAL 122mm-D230 Karya Anak Bangsa

peluncuran roket KAL 122mm-D230

peluncuran roket KAL 122mm-D230

Hari Senin, 31 Agustus 2009, suasana di Hotel Grand Aloha Lumajang begitu berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Pukul 05.30 WIB, para undangan sudah siap naik bus dan beberapa kendaraan lainnya menuju area uji tembak pandawangi.

Tepat pukul 07.30 WIB, lokasi pendaratan helikopter telah dipersiapkan oleh petugas TNI-AL yang khusus didatangkan dari Surabaya dan petugas TNI-AU dari Lanud Abdul Rahman Saleh sebagai pendamping. Tanda kekanan dan kekiri dilambaikan dan sesekali perintah melalui komunikasi HT dilakukan oleh petugas untuk mengarahkan kemana helikopter harus mendarat. Pintu Heli dibuka Pabungkol [protokol] dan Paban III Srena memberi hormat kepada rombongan yang terdiri dari KASAL didampingi Dankormar, Danpuspenerbal, Asrena, Aslog dan ADC dan Mennegristek Kusmayanto Kadiman serta Deputi Bidang Program Riptek Teguh Rahardjo.

Kehadiran rombongan di Lapangan Uji tembak TNI-AU Pandanwangi – Lumajang, Jawa Timur ini, dalam rangka memberi apresiasi kepada anak bangsa yang sejak tahun 2004 s/d tahun 2009 telah bekerja keras dalam kegiatan pengembangan teknologi kedirgantaraan.

Continue reading

Archives