//
you're reading...
Kesehatan

Ragam Cara Atasi Morning Sickness (mual di pagi hari)

KOMPAS.com – Kehamilan selalu menjadi hal yang disyukuri oleh para perempuan. Sayangnya, “kehebohan” masa trisemester pertama sering mengganggu kebahagiaan. Berikut beberapa alternatif untuk mengatasi dorongan mual dan mengidam semasa mengandung, dari tiga profesi.

Dokter kandungan
Dr. Caroline Tirtajasa, Sp.OG, Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan di RS Omni Medical Centre, Jakarta

Perhatikan pola makan. “Ibu hamil biasanya merasa mual dan ingin muntah. Ini bisa berlangsung hingga minggu ke-16. Jika tidak diatasi dengan benar, ibu bisa kekurangan cairan dan makanan dalam tubuh. Makan dalam porsi yang sedikit tetapi sering bisa membantu meredam gangguan ini.”

Solusi: Atasi morning sickness dengan obat antimual yang mengandung metoclopramide, yang juga tersedia dalam bentuk generik. Obat ini bisa menurunkan dan meningkatkan kinerja usus, sehingga rasa mual pun berkurang.

Ahli aromaterapi
Rina Poerwadi, APDHA, CIMI, PMC (CIMI), pemilik klinik Rina Poerwadi Holistic Aromatherapy, di Cilandak, Jakarta

Pijat dengan minyak esensial cardamon (kapulaga). “Minyak esensial ini adalah terapi terbaik bagi ibu hamil, karena bisa membantu mengeluarkan gas dan mengurangi mual. Selain itu, pemijatan dengan minyak esensial juga bisa memperbaiki nafsu makan yang menurun saat awal kehamilan.”

Solusi: “Untuk hamil di bawah 4 bulan, pijatlah pergelangan tangan (letak urat nadi), dari tulang kanan dan kiri yang bisa berhubungan langsung ke perut. Atau, baui pergelangan tangan yang dioleskan cardamon oil.”

Instruktur yoga
Yudhi Widyantoro, pengajar yoga di Rumah Yoga, Jakarta

Ikuti prenatal yoga. “Beragam gerakan dalam seri prenatal yoga bisa memperkuat otot panggul, meningkatkan peredaran darah di daerah panggul, menguatkan sistem reproduksi, dan melatih tulang punggung para ibu hamil. Latihan pernafasan juga membantu menenangkan pikiran.”

Solusi: Lakukan yoga setiap hari, sesuaikan waktunya dengan ritme tubuh. Pose yang dianjurkan salah satunya adalah Parvatasana (duduk bersila sambil meregangkan kedua tangan yang saling berkait ke atas kepala).

Sumber : Kompas (Irene J. Meiske/Intan)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

%d bloggers like this: