//
you're reading...
Umum

Malaysia Pantau Pemutaran Lagu Indonesia di Radio

Mulai 1 November Malaysia pantau pemutaran lagu Indonesia di radio. Menurut penulis hal ini memperlihatkan kepanikan para karyawan/seniman Malaysia akan dominasi lagu mancanegara khususnya Indonesia dibandingkan dengan lagu karya musisi sendiri. Sebenarnya tidak hanya lagu, saat ini malahan film-film dari Indonesia terutama sekali sinetron sudah mulai mendominasi siaran di Televisi Malaysia baik itu di RTM1, RTM2, TV3, TV7, TV8 dan TV9. Paling tidak 1 kali sehari sinetron made in Indonesia diputar di Televisi Malaysia, malahan ada yang sampai 3-5 kali sehari. Rakyat Malaysia terutama sekali kaum muda sangat menyukai lagu-lagu made in Indonesia.

Pengalaman penulis pernah mendengar para mahasiswa mahasiswi Malaysia memutar lagu made in Indonesia di Komputer dan Gadget. Jika pergi ke pusat perbelanjaan di Kualalumpur, setiap sudut akan terdengar lagu made in Indonesia. Selera musik rakyat Indonesia dan Malaysia hampir sama malahan boleh dianggap sama, tapi kenapa peredaran lagu made in Indonesia mesti dibatasi? ini adalah tindakan pelanggaran hak azazi rakyat malaysia terhadap kebebasan memilih lagu yang disukai.

Menurut pengamatan penulis memang agak sulit para musisi Malaysia bersaing dengan musisi dari Indonesia, karena ada sesuatu yang ganjil/tidak kena bila musisi Malaysia menanyikan lagu (bukan karena kualitas suara). Penulis berpendapat bahwa lenggok bahasa Melayu yang lemah-lembut tidak cocok untuk dibawakan kedalam lagu berirama pop. Mereka lebih cocok bila membawakan lagu melayu atau lagu religius. Hal ini dibuktikan dengan diterimanya lagu-lagu Melayu terutama sekali lagu yang dibawakan oleh Datuk Siti Nurhaliza di Indonesia dan Malaysia, dan juga lagu religius yang dibawakan oleh group-group Nasyid Malaysia yang cukup populer di Indonesia.

Kesimpulannya bahwa bila musisi Malaysia ingin membawakan lagu pop jangan gunakan lenggok Melayu (misalnya lenggok Indonesia), atau fokuskan hanya memproduksi lagu Melayu seperti yang dilakukan oleh Datuk Siti Nurhaliza serta lagu religius.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

%d bloggers like this: