//
you're reading...
Umum

Penolakan Rancangan Undang Undang Anti Pornografi dan Pornoaksi (RUU APP)

Penolakan terhadap RUU APP terjadi di beberapa daerah di Indonesia khususnya di Bali mengusik hati penulis untuk mengetahui lebih lanjut apa isi RUU APP tersebut. Penulis habiskan waktu sekitar 30 menit untuk membaca dan memahami isi dan kandungan RUU APP tersebut.

Dari waktu yang singkat tersebut penulis dapat menarik kesimpulan bahwa RUU APP dibuat karena keprihatinan pemerintah atas tindakan pornoaksi dan pornografi yang merusak moral marak belakangan ini. Untuk hal ini penulis mengacungi jempol. Terlepas dari itu penulis juga mengkritisi, RUU APP ini belum cukup menyentuh substansinya, RUU APP ini hanya selesai 50% saja. RUU APP ini dibuat untuk sebagai “palapeh tanyo” atau dengan kata lain asal jadi saja yang penting selesai dibuat. Banyak materi RUU APP yang harus diperbaiki terutama pada ketentuan umum, larangan, pengecualian dan perizinan karena masih mengambang/belum menyentuh substansinya.

Menurut penulis RUU APP belum menjelaskan secara jelas mengenai seni. Selain hal tersebut penulis juga terpikir tentang status Penjaja Seks Komersial (PSK) dan sejenisnya di dalam RUU APP. Bagaimana pula dengan daerah yang mengandalkan PAD pada sektor wisata seperti Bali, dimana wisatawan asing dengan bebas memakai bikini? Semua itu belum terjawab dalam RUU-APP.

Download RUU APP di link1 atau link2

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

%d bloggers like this: