//
you're reading...
Religius

Islam Rahmatan Lil Alamin

Akhir-akhir ini telah terjadi banyaknya tindakan kekerasan yang dilakukan oleh orang-orang yang mengatasnamakan Islam. Mereka membenarkan segala tindakan yang mereka lakukan sesuai dengan ajaran Islam yaitu seruan Jihad Fisabilillah. Apakah itu yang diajarkan dalam Islam? Apakah Jihad Fisabilillah hanya sebatas membunuh? Nampaknya pemahaman mereka tentang Jihad Fisabilillah hanya sebatas mata kaki saja.

Islam adalah Rahmatan Lil Alamin yaitu rahmat bagi sekalian alam termasuk juga manusia di muka bumi ini. Umat Islam harus tunjukkan bahwa Islam itu adalah Rahmatan Lil Alamin, tunjukkan dengan tindakan. Dalam beribadat, islam juga mengajarkan Hablum Minallah Wa Hablum Minannas (Ibadat kepada Allah SWT dan juga Ibadat dengan Silaturrahim dengan sesama manusia).

Setiap melakukan pekerjaan apa saja hingga makan mestilah mengucapkan Bismillah hirRahman nirRahim (dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang). Sudah jelas bahwa dalam Islam juga diajarkan untuk saling mengasihi dan menyayangi sesama manusia. Tidak ada diajarkan dalam Islam untuk saling benci dan bermusuhan. Seharusnya setiap kali mengucapkan Bismillah hirRahman nirRahim, setiap itu pula rasa kasih dan sayang bertambah.

Masih banyak saudara-saudara disekitar kita dan di Negara lain seperti Afrika, Afganistas, Bangladesh dan lain-lain dalam kondisi papa/miskin. Jihad lah untuk mereka, mulailah dari sekitar kita. Itu barulah Islam Rahmatan Lil Alamin, itu barulah Bismillah hirRahman nirRahim. Lakukan!, jangan hanya sebatas kebanggaan Islam itu Rahmatan Lil Alamin.

Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisik-bisikan mereka, kecuali (bisik-bisikan) orang yang menyuruh bersedekah, atau berbuat kebaikan, atau mendamaikan di antara manusia. Dan sesiapa yang berbuat demikian dengan maksud mencari keredaan Allah, tentulah Kami akan memberi kepadanya pahala yang amat besar. (Al-Nisa:114)

Dengan sebab (kisah pembunuhan kejam) yang demikian itu kami tetapkan atas Bani Israil, bahwasanya sesiapa yang membunuh seorang manusia dengan tiada alasan yang membolehkan membunuh orang itu, atau (kerana) melakukan kerosakan di muka bumi, maka seolah-olah dia telah membunuh manusia semuanya; dan sesiapa yang menjaga keselamatan hidup seorang manusia, maka seolah-olah dia telah menjaga keselamatan hidup manusia semuanya. Dan demi sesungguhnya, telah datang kepada mereka Rasul-rasul kami dengan membawa keterangan yang cukup terang; kemudian, sesungguhnya kebanyakan dari mereka sesudah itu, sungguh-sungguh menjadi orang-orang yang melampaui batas (melakukan kerosakan) di muka bumi. (Al-Maidah: 32)

Dan Kami turunkan kepadamu (wahai Muhammad) Kitab (Al-Quran) dengan membawa kebenaran, untuk mengesahkan benarnya Kitab-kitab Suci yang telah diturunkan sebelumnya dan untuk memelihara serta mengawasinya. Maka jalankanlah hukum di antara mereka (Ahli Kitab) itu dengan apa yang telah diturunkan oleh Allah (kepadamu), dan janganlah engkau mengikut kehendak hawa nafsu mereka (dengan menyeleweng) dari apa yang telah datang kepadamu dari kebenaran. Bagi tiap-tiap umat yang ada di antara kamu, Kami jadikan (tetapkan) suatu Syariat dan jalan ugama (yang wajib diikuti oleh masing-masing). Dan kalau Allah menghendaki nescaya Ia menjadikan kamu satu umat (yang bersatu dalam ugama yang satu), tetapi Ia hendak menguji kamu (dalam menjalankan) apa yang telah disampaikan kepada kamu. Oleh itu berlumba-lumbalah kamu membuat kebaikan (beriman dan beramal soleh). Kepada Allah jualah tempat kembali kamu semuanya, maka Ia akan memberitahu kamu apa yang kamu berselisihan padanya. (Al-Maidah: 48)

Wahai umat manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari lelaki dan perempuan, dan Kami telah menjadikan kamu berbagai bangsa dan bersuku puak, supaya kamu berkenal-kenalan (dan beramah mesra antara satu dengan yang lain). Sesungguhnya semulia-mulia kamu di sisi Allah ialah orang yang lebih taqwanya di antara kamu, (bukan yang lebih keturunan atau bangsanya). Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Mendalam PengetahuanNya (akan keadaan dan amalan kamu). (Al-Hujuraat: 13)

Discussion

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: Presiden diancam dibunuh « Syamsa Hawa Khairi - November 5, 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

%d bloggers like this: